PC Media RC16
PC Media release terbaru! Belum sempat nyobain, tapi semoga saja tidak seberat release sebelumnya.
Silakan donlot di sini
Wednesday, May 30, 2007
Permalink
| 0
komentar
|
Friday, May 25, 2007
Hadist2 palsu nan populer
A'uzubillahiminasyaitannirrajim....
Bismillahirrahmanirrahim..
Dari kecil kita sudah diberitahu/mendengar beberapa hadist berikut, yang (ternyata) palsu. Mudah2an bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Jangan terlalu mudah percaya dengan sesuatu hal (walau itu keliatannya baik/benar).Hendaklah kita menelitinya dengan ilmu.(rawira)
Disusun oleh Abdullah Imam
Bertebaran hadits-hadits palsu di sekitar kita adalah diantara sekian banyak sebab yang menyeret umat ini ke jurang kebinasaan aqidah, ibadah dan muamalah. Bagaimana tidak, hadits-hadits tersebut sengaja dibuat-buat oleh mereka yang menyimpan kedengkian yang dalam kepada Islam dan muslimin guna menjerumuskan ummat ini ke dalam keterpurukan akibat yang meyakini sesuatu yang sebenarnya palsu. Sungguh tidak sama sabda Nabi Sholalallahu ‘Alaihi Wasallam dengan celotehan manusia biasa.
"Agama ini akal, barangsiapa tidak beragama maka ia tidak berakal"
Komentar pakar hadits:
Al Imam An Nasa’i dalam Al Kuuna, berkata: "Ini Adalah Hadits batil yang munkar". Berkata Ibnul Qayyim dalam Al Manar hal 25 "Hadits-hadits yang berbicara tentang akal seluruhnya kadzib (dusta)". Lihat Ad Dhaifah (no 1 halaman 53).
"Beramallah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selama-lamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan engkau mati esok"
"Cinta tanah air sebagian dari iman"
Komentar pakar hadits:
Hadits ini palsu sebagaimana dikatakan oleh Al Imam Ash Shan’ani Rahimahullah dan yang selainnya. Lihat Ad Dhaifah (no 36 halaman 110)
"Perbedaan umatku adalah rahmat"
Al Manawi menukil dari As Subki bahwa ia berkata, "Hadits ini tidak dikenal di kalangan ahli hadits dan saya belum mendapatkannya dengan sanad yang shahih atau dhaif maupun yang palsu". Lihat Ad Dhaifah (no 57 halaman 141).
"Tuntulah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina"
Komentar pakar hadits:
Hadits ini bathil. Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Adi (2/207) dan Abu Nu’aim dalam Akhbar Ashbahan (106/2). Lihat Ad Dhaifah (no 416 halaman 600)
Permalink
| 0
komentar
|
Monday, May 21, 2007
| |
| Ilustrasi |
Gujarat, Mogok massal selama satu hari penuh dilakukan oleh pedagang komputer di Gujarat, India. Hal itu merupakan protes atas tindak razia yang konon dilakukan oleh Microsoft.
Seperti dikutip dari The Register, Senin (20/5/2007), sekitar 350 pedagang melakukan mogok massal. Mogok itu diinisiasi oleh South Gujarat Information Technologists Association (SITA).
Pangkal aksi ini adalah surat dari Microsoft kepada paling tidak enam penjual komputer di Gujarat. Karena menjual piranti lunak bajakan, mereka diminta membayar 200 ribu rupee (sekitar Rp 43 juta) plus denda 1,6 juta rupee (Rp 350 juta) pada Microsoft.
Razia yang dilakukan Microsoft adalah razia tersembunyi. Perusahaan raksasa piranti lunak itu akan mengirimkan seorang yang berpura-pura sebagai pelanggan dan meminta toko komputer untuk melakukan instalasi Windows bajakan.
Bharat Randheri, Presiden SITA, mengecam cara-cara Microsoft tersebut. "Kami tidak menentang perlawanan terhadap pembajakan, kami menentang cara Microsoft. Lagi pula, jika mereka (Microsoft-red) mau berbisnis di India, mereka harus mengubah harga dan kebijakan sesuai pasar India," tutur Randheri pada situs berita India itVARnews.
Dalam pandangan para pedagang komputer, instalasi piranti lunak bajakan yang mereka lakukan tidak termasuk memperdagangkan produk bajakan.
"Ini hanya 'sewa' (tindakan tanpa mengambil keuntungan-red) yang kami tawarkan pada pelanggan," tutur seorang pedagang.
Setelah mogok, para pedagang berniat untuk memboikot produk Microsoft. Mereka sepakat untuk tidak membeli produk Microsoft selama kuartal ini.
Brian Campbell, dari Microsoft India, mengatakan informasi yang benar mengenai Hak atas Kekayaan Intelektual perlu diberikan pada para distributor.
"Kami berharap rekanan kami mendukung penyebaran pesan tentang pentingnya piranti lunak asli bagi konsumen. Dan kami akan terus mendukung semua inisiatif ke arah itu," ujar Brian pada situs berita India CIOL.
--==Huehehe.....di Indonesia belum pernah kejadian seperti ini ya.Pedagang komputer pada kompak untuk mogokjualan....... Tapi kalau mogok jualan bukannya malah rugi sendiri...heheheh.
Emang susah sih kalau nghadapin Micro****...udah terlalu gede dan kaya,jadi bisa seenaknya. Jadi kalau ga mampu beli, lebih baik nyari perangkat lunak alternatif, yang Open Source seperti linux misalnya. Kita tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu besar (malah bisa gratis). Dan kemampuannya pun bisa melebihi Wind***.Jangan terlalu bergantung dengan Wind*** deh, jadilah orang yang kreatif tanpa menjadi pembajak!==-- (rawira)
Permalink
| 0
komentar
|